Mengesampingkan Ego demi Impian kami

Saya bekerja di dunia Telekomunikasi dan ada dalam dunia pria …

yup …..  I’m in technical world.

Saya suka bekerja dan buat saya bekerja adalah kepuasan diri tidak sekedar uang.

Namun dalam 6,5 tahun ini saya tidak ngoyo, saya tidak mengejar karir, saya hanya bekerja sebaik mungkin dan hasilnya saya stay di perusahaan sekarang sudah 8 tahun, dengan kenaikan level 2 tingkat saja (cukup lama untuk ukuran pegawai swasta), karena saya memang memilih untuk fokus di TTC sehingga saya tidak melamar kerja ke kantor lain.

Tiba2 3 bulan lalu datanglah tawaran ( no apply letter) untuk pindah di perusahaan PMA di Indonesia dengan posisi cukup menggiurkan … “Technical Manager” … dan no interview, tinggal masalah legal dan nego salary. Buat saya seorang perempuan yang ada di dunia Teknik, ini adalah tawaran bagaikan durian runtuh (**gak pake sakit)

Saya tergoda …. & suami setuju

Karena planning kami adalah melunasi hutang rumah (lihat posting ttg beli rumah demi dekat kantor)  kemudian dilanjutkan menabung program BT (**Bayi Tabung) **melihattabungankosong. Jadilah saya mencoba tawaran tersebut dan ketemu dengan HRD.

Namun…

sebulan lalu … setelah mertua & orangtua tahu rencana kepindahan kerja ini (dan porsi kerja yang pasti lebih berat).. mereka langsung datang ke BSD semua (**janjian sendiri), dan kami di sidang TT …………

Intinya ..

Mereka mau kami tetap fokus di program BT, kalau masalah keuangan orang tua akan membantu… 

Kami sebagai seorang anak yang sudah mandiri, campur aduk perasaan kami.. tapi mereka yang sama-sama belum punya cucu sangat mengharapkan kami untuk secepatnya punya bayi. Mereka katakan uang bisa dicari kapanpun.. tapi seorang anak adalah anugerah yang lebih indah.

Jadilah saya singkirkan ego saya untuk posisi baru pekerjaan, dengan mengcancel semua proses-nya dan kembali serius untuk next level program.. BAYI TABUNG (BT)

Kehendak Tuhan jauh dari rencana manusia dan tak terselami…

 

Wonderfull parents

Wonderfull parents

Advertisements