Proses bayi tabung

Saya sharingkan proses Bayi Tabung (BT) kami, semoga memberikan gambaran dan menolong teman2 yang mencari info ttg semua ini.

Kami di vonis untuk melakukan BT, karena kami sudah melakukan semua tahap & cara (promil natural –> promil dokter –> inseminasi IUI –> operasi laparoskopi –> pijat –> akupuntur).
Persiapan 3 bulan sebelum BT , kami akupuntur 2x/minggu (suami istri), dan minum Juice tomat+wortel+Apel (+semangka untuk suami) setiap hari, makan banyak putih telur ayam kampung. Dan saya mengambil unpaid Leave dari kantor 3 bulan dari akhir Februari sampai akhir Mei ini.
Akhirnya kami memulai program dengan Dr.Karel pada akhir Januari 2015, dimulai dengan antibiotik selama 2-3minggu. Kemudian haid hari ke-3 pada siklus selanjutnya, 22 Februari datang untuk mulai program BT intinya (proses inti BT). Obat stimulus untuk istri semua obat minum (**dan tidak terlalu mahal) dan obat untuk suami.

Prosedurnya :

1. OPU & Sperma pick Up, tgl 11 Maret 2015 (suami cuti kerja, H-1 dan hari H, agar sperma bagus), dapat 10 sel telur, di dapat embrio yang berkembang baik 8 embrio di hari ketiga. (OPU : Ovum Pick Up , pengambilan sel telur)

2. ET 14 Maret 2015 dengan dimasukan 3 embrio (**jumlah maksimal yang diperbolehkan). nginap di rumah sakit selama 2 hari (**sebenarnya hanya 1 hari, namun request pribadi nambah 1 hr biar yakin). Sedangkan 5 embrio lain di freezing. Puji Tuhan semua sangat dilancarkan. (ET : Embryo Transfer, memasukan embrio pilihan ke dalam Rahim istri)

3. Bed Rest di rumah selama 1 minggu di tempat tidur. (**kegiatan kamar mandi tidak di tempat tidur karena kurang nyaman)… jadi bisa dibilang “banyak istirahat di kamar. Saya pikir tahap ini, tahap tangan Tuhan bekerja, dan kehendak Tuhan dinyatakan, apakah embrio bisa menempel atau tidak.

4. H+7 perut saya membesar seperti orang hamil 6 bulan dan sesak napas. Telpon Dr.Sigit dibilangnya disuruh banyak minum air putih dan putih telur diperbanyak (sampai makan 6 putih telur ayam kampung), karena indikasi mengalami OHSS ringan (krn sel telur saya sangat banyak). Disarankan bila sesak napas makin parah diminta ke RS langsung…….. Demi si baby saya tahan2.

5. H+14 (2minggu setelah ET), perut saya mulai mengecil dan sudah tidak sesak lagi, saat pembagian raport di bilang “belum kelihatan” dan diberi vitamin saja, diminta check 2 minggu lagi. Kami tidak disuruh test urine ataupun test pack (**ternyata di AW begini metodenya).

6. H+24 kami iseng test pack (selama 2hr berturut2) dan hasilnya positif. …….Namun tidak berani senang …

6. H+28 ternyata dokter Karel dan dokter Sigit tidak ada di tempat. Akhirnya konsultasi by phone dengan Dr.Sigit dan di suruh ke rumah sakit untuk suntik penguat (prolutan) –> belum USG dan belum check by dokter, hanya lapor hasil test pack aja.

7. H+34 baru ketemu dokter Karel dan ditunjukan benar2 hamil dengan 1 janin dan sudah keliatan denyut jantungnya… Senangnyaaaa… :)… penantian 7 tahun kami akhirnya mulai terwujud
Adapun kami menghabiskan biaya sekitar 45jt (dari masa persiapan antibiotik, stimulus, OPU, ICSI, ET, rawat Inap, freezing embrio dan obat2an). Biaya yang cukup rendah dibandingkan dengan RS lain (melalui share antar pasien ^^)
Kesempatan ini juga, saya dan suami mengucapkan Terima kasih  untuk team RS Abdi Waluyo, Dr. Karel (Opa), Dr. Sigit (asisten hebat dokter Karel), dr. Titiek (Lab) dan para bidan disana.. sangat ramah dan sabar… I love them.
PS : Maaf bila postingan saya sangat panjang spt ini
Semoga share saya bisa memberi informasi dan kekuatan bagi teman2 sekalian.

 

early pregnancy

 
Tuhan memberkati

TTC : Laparoskopi

Lama gak update tentang usaha TCC-ku 😀

Minggu lalu saya menjalani operasi LO (Laparoskopi)…. Kenapa ?

Ini bagian dari TCC-ku, setelah sekian lama tidak pernah sekalipun hamil dan setelah dilakukan Inseminasi IUI 2x, dan masih tidak berhasil. Padahaalll… semua hasil Lab dan lain2 normal. Dokter menyarankan untuk LO sebelum ke step bayi tabung.

SO easy ? …..NOT… It’s takes 1 year before I do what Docter said.

Aku berdoa untuk Tuhan tunjukan langkah apa yang harus aku lakukan, karena LO-pun hanya saran “melihat” ada apa di dalam sono?

Dan Tuhan menunjukan bahwa memang harus operasi. Dan kami memutuskan operasi di RSIA Bunda menteng Jakarta, agar langsung dilakukan oleh Dr yang menyarankan Dr. Indra NC Anwar SpOG.

Operasi dilakukan 21 Mei 2013 09:00 WIB,

Persiapan :

  1. Mulai H-2 disarankan mengurangi/menghindari konsumsi makanan berserat (buah2an dan sayur2an atw daging), jadi makan bubur kecap, dan telur aja
  2. H-1 daftar di RS Inap.. pilih kelas dll, ini aku lakukan sekitar jam 5 sore, langsung diambil darah untuk prosedur standar persiapan operasi, dll. Juga pada hari yang sama ada interview dengan kepala perawat operasi, ttg history kesehatan, alergi obat2an dan bbrp tandatangan persetujuan operasi.Di sini masih bisa ha-ha-he-he

    Bersama Ibu Mertua

    Bersama Ibu Mertua

  3. Mulai puasa 8 jam sebelum jam operasi (puasa Total Makan&Minum). Usahakan istirahat secukupnya ya, biar badan fit.
  4. Pada pagi hari, mandi bersih (gak tau kapan lagi bisa mandi sendiri :p), kemudian 1 jam sebelum operasi dibawa dari kamar inap ke ruang operasi (sudah memakai baju operasi yg kayak kimono, tanpa pake dalaman apapun)

    IMG_2497

    Baju Operasi-nya “Batik”

  5. Masuk ke ruang persiapan operasi, boleh ditemani suami, dan mulai di infus. Ruang persiapan operasi spt ini :

    Kamar Persiapan Operasi

    Kamar Persiapan Operasi

Operasi :

Sayangnya gak boleh potret2 disini 😦 , padahal ruang operasinya kereeen lhoo, ada kayak lampu2 syuting, disini baru ktemu dengan dokter Indra (dokter yg handle aku), kemudian disuruh berbaring di kursi kecil (spt kursi di dokter kandungan, ada tempat kakiny, tp lebih sempit), disini udah berkumpul dokter Indra, kemudian 1 lg asisten dokter Indra, SpOG juga, dokter anestasi dan para perawat. Nah setelah ini aku gbs cerita krn udah fly duluan, cuman bertahan 5 menit sadar diruangan ini. (Bangun2 sudah ada di ruangan observasi).

Tp cerita suami, sekitar jam 11 dia dipanggil ke dalam, dan di tunjukan bbrp temuan dokter. Operasi selesai jam 12:00 WIB

Pasca Operasi :

Terbangun di bangunan suster yang panggil2 dan sudah di ruangan observasi, kemudian masih dalam pengaruh obat bius, samar liat suami, Ibu menjenguk satu persatu. Rasanya ? Ngantukk… gak berasa apa2, gak boleh bangun dan banyak gerak, kata suster takut Muntah & pusing (normal pasca operasi spt ini)

Sekitar jam 4 sore, Puji Tuhan semua normal (saya masih fly), dan dipindahkan dari ruang observasi ke ruang rawat inap.Dan setelah diperiksa sudah ada bunyi perut (pake stetoskop) dokter bilang sudah boleh minum &makan bubur. (Gak perlu tunggu kentut :p Inilah canggihnya jaman skrg 😀

Jadi saya melalui semuanya tanpa anomali apapun, hanya ternyata tubuhku sangat sensitif dengan obat jadi efek obat bius baru hilang sepenuhnya hari Jumat :p (3 hr fly)

Hari Rabu, 22 Mei 2013 siang hari sudah diperbolehkan pulang.. Horeeey…

Jadi Temuan dokter adalah :

  1. Ada miom seukuran 1-2 cm 2 buah, tapi ini tidak menghalangi pembuahan karena baru muncul dan posisinya bukan di jalur pembuahan
  2. Ada endometrosis tersebar dan level.2. Kenapa ini tidak tertangkap USG ? Ini yang masih jadi pertanyaan 😦
  3. Ada pelengketan di Indung telur kanan dan kiri.

Kemungkinan yang menghambat kehamilan menurut temuan dokter ada di no.2 & 3.  And I just say “Thanks JC, it’s founded”, selama 5 tahunn lebih kami bertanya2 dan ditemukan masalah ini membuat kami bersyukur, karena dokter sudah berusaha membersihkan semuannya. Dan saat ini saya menjalani terapi suntik Androlyn untuk mentutaskan endometrosis selama3 bulan, baru setelahnya kami bisa memulai program kembali.

Ditengah segala-galanya, saya bersyukur dukungan keluarga besar, orang tua, mertua yang sangat memperhatikan tanpa menuntut sedikitpun. Thanks all, You’re gift form GOD 🙂

DOA Pasangan Suami Isteri

Tuhan Allah,
Ketika kami memasuki pernikahan, ada banyak harapan di hati kami untuk merengkuh kebahagiaan rumah tangga.
Terkadang kami menaruh harapan besar pada pasangan kami.
Dan ketika kami tinggal dan hidup bersama, kami mulai menyadari akan kebaikan dan keburukan sifat dari pasangan kami.

Seringkali kami ingin mengubah pasangan hidup kami sesuai kehendak kami, kami ingin ia mengerti jalan pikiran kami dan mengikuti cara kami.
Namun, semakin kami ingin mengubah pasangan hidup kami, semakin dalam rasa kecewa kami karena pasangan hidup kami tidak juga berubah.

Ya Tuhan,
Ampunilah keegoisan dan cara pandang kami yang salah.
Tanamkanlah kesadaran dalam diri kami untuk tidak memaksa mengubah pasangan hidup kami, namun biarlah kami membawa itu di dalam doa kepada-Mu Tuhan, karena hanya Engkaulah yang mampu menolong pasangan hidup kami untuk berubah.
Hanya dengan kesadaran dalam diri sendiri dan keinginan sendiri untuk berubah barulah hal itu dapat terjadi, dan bukan karena keinginan kami untuk mengubahnya.
Daripada kami memaksa pasangan kami berubah, kami mohon kepada-Mu agar Engkau menolong kami untuk memperbaiki diri sendiri, mengubah diri sendiri terlebih dahulu dengan memberikan teladan yang baik.
Mampukanlah kami untuk menerima segala perbedaan yang ada, dan hidup bersama dalam keharmonisan.
Ajarlah kami Tuhan seperti diri-Mu yang mampu mengasihi mengatasi segala perbedaan yang ada.
Di dalam nama-Mu Tuhan Yesus, kami panjatkan doa ini.
Amin

 

(di sadur dari http://www.doaharian.com )

susah seneng ngajar di Sekolah Minggu

Sudah hampir 6 bulan ini, aku terlibat di pelayanan Sekolah Minggu di gereja

Well… buat aku yang cinta ama anak-anak, tapi tidak berpengalaman bergaul mereka, mbuat aku cukup kebingungan dan mutar otak!!
Pertama dari sisi bahasa, aku biasa bekerja di lingkungan profesional engineer, jadi susah untuk menyampaikan sst ke anak-anak. Sueeer…
yang menurut aku sederhana, ternyata buat mereka itu bukan sederhana.
Ada cerita lucu..
Pas aku cerita adam dan hawa, sewaktu mereka jatuh dalam dosa, dan ada kutukan .. “Hawa menjadi berahi kepada suaminya”.. tiba2 seorang anak laki (gendut dan garang..tapi cutee), sekitar kelas 1SD, bertanya “Kak… berahi itu apaaa?” … upppsss… lumayan gelapan deh jawabnya…ha ha ha..
Pokoknya banyak cerita lucu didalemnya..

Pokok kenapa aku suka melayani di anak-anak, adalah sewaktu melihat mata mereka pas aku lagi cerita alkitab.. kayak ada kepercayaan dimata mereka buat aku..

Hati dan pikiran mereka masih bersih.. tinggal gimana orang dewasa di sekitar mereka menggambar pikiran mereka. Diberikan iman &pengetahuan. Karena aku percaya, apa yang aku ajarkan dan semoga efektif masuk ke pikiran&hati mereka pasti sampai mereka dewasa, mereka bisa mengingatnya !!

Bbrp minggu kemaren aku sempet sedih, gara-gara ada seorang ibu, orangtua dari murid sekolah minggu, menyindir dan menegur kami. “Guru Sekolah Minggu sekarang ini gak ada kualitasnya yaa… mereka heboh sendiri, gak meduliin murid2!!” … Whaaattt… “Gak kayak jaman dulu.. ada kak X, ada kak Y.. mereka bagus ngajarnya!!”…
Rasanya aku marah banget… jujur.. aku manusia biasa… aku pengen bilang “Bu… kita punya 150 anak SM, dan hanya ada 6guru SM yang aktif mengajar!! kita sampe serak2 dan pontang panting”… “bu.. kak X dan kak Y.. udah gak aktif lagi, udah diajak lagi tetep gak dateng….” ..”Bu.. kami gak pernah dikirim untuk training.. dan saya belajar otodidak dari buku dan tanya2 temen sendiri.. kubela2in beli buku pake kantong sendiri!!”…
Aku sudah berusaha.. maafkan bila belum memenuhi standard Ibu…

Tapi aku menikmati kok mengajar anak. Aku memang masih belajar.. tapi aku bener persiapan dengan baik.. walopun sampe salto2 jungkir balik.. aku putar otak.. gimana caranya firman Tuhan bisa mereka mengerti dan mereka bisa lakukan dengan cara sesimple mungkin”

It’s just my pray :
God.. give me patient and creativity.. cause I can’t do anything without YOU

Hatiku ikut bersedih

Sore kemaren, aku dapet message di FB dari seorang teman yang belum pernah ktemu muka, kenalan dari dunia blog. Yang sehari sebelumnya kita baru terconnect via FB. And… ternyata bener2 new network, cause kita gak punya satupun mutual friend.
Dia kukenal orang yang ramah, & informatif. Kita sama-sama sedang menunggu burung bangau membawa buntelan ke kita. Kita sama-sama saling menguatkan di masa menunggu dan saling bertukar informasi. Dan kita juga sama-sama ngikutin terapy Juice ala Jeng Femmy.

Dan kira-kira sebulan yang lalu, dia kasih tau kalo dia (+)… wuaah rasanya aku ikut seneng bangets. Aku ngeliat kuasa Allah bekerja.

Dan sore kemaren dia kirim message, kalo dia baru aja memakamkan her angel.

Little angel

…….
Angel beristirahatlah dengan tenang,
Karena kau sudah ada di pangkuan Bapa di surga
Tolong jaga dan kuatkan orangtuamu
Biarlah mereka tidak terlalu larut dalam kesedihan
Biarlah mereka tetaap mempunyai pengharapan bahwa Allah akan mengirimkan malaikat lain untuk mereka.
….

Aku tetap melihat Allah memang berkuasa dan rancanganNya memang jauh dari rancangan manusia.

With my heart,

Sarie

Keluarga yang terdiri dari dua orang

Daisypath Anniversary tickers

Setiap bulan, kami selalu beli bahan untuk Saat Teduh, dan seringkali kami berganti-ganti “merek”. Dan bulan Mei ini kami memilih “Sentuhan Hati”.
Yang di dalamnya ada artikel yang berjudul “Keluarga yang terdiri dari dua orang”. Yang mana membuka pikiran dan hatiku.

Seringkali konsep keluarga dikalangan masyarakat&gereja, itu terdiri dari Bapak-Ibu dan anak2. Di gereja-pun jika ada bulan keluarga, acara2nya banyak di fokuskan pada anak-anak. Juga kalo ada acara Paskah, yang sering fokus pada anak2. terus seringkali orang bertanya kepada kami “Kapan mulai sebuah keluarga?” …. “Gimana sudah untung belum??” .. Seringkali pertanyaan2 itu mbuat kami kikuk, walopun kami bisa menjawab cengengesan.. tapi tetep aja kepikiran… Kalo kita lagi berdua jalan2…juga sering mikir.. kok kayak pacaran ya…. kayak belum nikah… he he he

Di “sentuhan Hati” itu diingatkan cerita awal penciptaan Manusia. . Tuhan menciptakan segalanya,langit, bumi, terang, gelap, air, binatang, tumbuhan dan manusia, Adam dan Hawa. dan ditutup dengan Kejadian 1:31 “Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik” .

Disitu tidak terlihat ada anak-anak diciptakan, tapi 2 orang dewasa berlainan jenis kelamin.

Pikiranku langsung byar-pet.. ya..ampuuun… Tuhan melihat segalanya itu baik.. kenapa aku masih berpikiran untuk menunggu sesuatu dan merasa kurang!! selama ini dipikiranku.. aku belum sempurna membentuk keluarga jika belum ada anak yang Tuhan berikan. Selama ini dalam semua planning hidup kami se-akan2 semua baru akan berjalan jika sudah ada anak. Aku mau S2 setelah anakku umur 2tahun. Aku udah planning asuransi untuk anak de el el.

Alhasil kami berdua tidak ada kemajuan, karena planning pribadi jadi terhenti semua!! Dan itu sudah terjadi 2 tahun lebihh !!! kami membuang waktu selama itu ternyata…

Tuhan ampuni kami karena kami tidak memandang kami berdua only itu terbaik. Padahal Engkau saja sudah memandang kami berdua adalah sebuah keluarga yang baaikkkk.

Sekarang kami berdua sebagai keluarga, berusaha menikmati kebersamaan sebagai keluarga, kami akan saling melayani dan sesama. Kami punya waktu senggang yang banyak, jadi kami bisa melayani Engkau dan sesama khan… itu mauMu khan Tuhan!!

Biarlah kami memandang kebersamaan berdua ini Tuhan ciptakan terbaik. dan bila Tuhan berkenan membrikan seorang anak maka itu adalah bonus. he he he

Terima kasih Tuhan atas teguranMu melalui “Sentuhan Hati”

Kesulitan yang dipakai oleh Allah

Tiba-tiba aja topik ini muncul di pikiranku, gara2 nonton Rosy Show, acara Talkshow di Global TV kemaren malem, Minggu 11 April 2010, mengenai anak down syndrome.

Disitu tampil idolaku Coki Sitohang, yang membawa adiknya Citra (yang ternyata menderita down syndrome). singkat cerita, coki share bahwa dengan adanya Citra bukan menambah beban keluarga, tapi malahan mempersatukan keluarga, karena semua orang dalam keluarga jadi bersatu demi memperhatikan citra!!

Nah disitulah kata2 yang membuat aku teringat dan termotivasi… itu memang benar… aku gak tau apakah cuman aku yang termotivasi, dengan kondisi keluarga coki yang mirip dengan aku.
Aku punya seorang kakak 1tahun diatasku, yang mengalami lumpuh dan perkembangan tidak sempurna. Yang mana ini terjadi sejak bayi. Dengan kondisi dia yang kayak gitu, bukanlah hal yang mudah buat orang tua kami. Sangat…sangat ..sangat tidak mudah, sampai sekarang ini. Karena kondisinya seperti bayi namun bertubuh besar.

Namun aku amati dan rasakan, dengan ditaruhnya kakakku dlm keluargaku membuat keluargaku maju dan tekun berdoa. Kami tidak berani macam2 karena kami takut dan berharap pada Allah.Kami tahu betapa berharganya hidup ini secara normal, kami bersyukur Tuhan memberikan tubuh dan pikiran yang lengkap. Dan kami berusaha berjalan secara benar dalam Tuhan karena kami tahu kami tidak sanggup menghadapi ini semua jika Tuhan tidak beserta. Ngapain bikin masalah lagi, kalo dihadapan ini sudah ada masalah yang harus dihandle!!!

Kondisi ini juga membuat orang tua berjuang untuk pemenuhan kebutuhan finansial agar cukup untuk kakakku dan sampai mereka pensiun. Dan puji Tuhan mereka berhasil. … Dan hal ini juga yang memotivasiku dari kecil , aku harus sukses agar nantinya aku bisa mengurus kakakku secara baik (jujur saat ini… aku belum mampu dan takut)

Jadi ingatlah apapun kesulitan yang Allah taruh dalam hidup kita selalu mempunyai maksud yang baik. Hadapi dan jangan lari, berjuanglah.. karena hasilnya akan manis. Dan bisa jadi kesulitan itu tidak pernah hilang.. tapi Tuhan berikan kemudahan dalam menghadapi kesulitan2 yang kita hadapi…

GBu