My precious gift … Lintang K A

My baby girl is launched 🎊 at 25 November 2015, 07:46 WIB @RS St.Carolus Summerecon Gading Serpong

  
Kami beri nama “Lintang” yang berarti bintang dalam bahasa jawa. Dia akan menjadi bintang dalam keluarga kami, anak pertama yang kami nantikan hampir 8thn, cucu pertama dari keluarga besar kami berdua!!

Puji Tuhan… Allah memang designer hidup yang sempurna.. Semua datang dan terjadi ada maksud dibaliknya. Aku belajar bahwa apapun terjadi dalam hidup ini, semua harus dijalani dengan sukacita, dan taat sepenuhnya (read: dalam suka atau duka)

Hadirnya Lintang, membuat aku tau arti “jantung hatiku” … She is my precious ones. 

Tuhan … Terima kasih …. 

Tuhan … Terima kasih …

Tuhan … Terima kasih …

Ajarku menjadi seorang Ibu yang terbaik seperti yang Engkau mau

Ajarku menjadi teladan buat hidup Lintang..  Seperti yang Engkau mau

Terima kasih Tuhan 😊😊

Advertisements

Berhasil Hamil

SAYA BERHASIL HAMIL melalui proses Bayi Tabung di RS ABDI WALUYO dengan Dr. Karel dan team..
Saat ini kami adalah pasangan yang sudah menikah 7 tahun dengan usia suami 32th dan istri 32th, tanpa pernah mengalami kehamilan. Sudah dilakukan terapi sejak awal menikah (>1 thn), 2 kali inseminasi di BIC Morula (dengan Dr.Indra), 1x Laparoskopi (waktu itu dengan Dr.Indra untuk melihat/mengecek “ada masalah apa sih”?”). Namun masalah oleh dokter dianggap Unexplained Infertility, walopun 10thn lalu saya pernah mengalami Endometrosis, namun sudah di tidak dideteksi lagi. Namun 3 thn terakhir dari pihak suami mengalami penurunan terus menerus, sampai di akhir th 2014 dibilang dokter suami kena OligoTeratozoosperma, dengan posisi yang normal hanya 3%.

Karena kami sama2 anak satu2nya yang sudah menikah, jadi bisa dibilang kehadiran cucu sangat di tunggu oleh orang tua kedua belah pihak. Jadi apakah kalian bisa bayangkan seperti apa perasaan kami semua saat dinyatakan “HAMIL” ? … …

Buatku pribadi rasanya seperti mimpi & sulit percaya. Apalagi kehamilan ini , dilalui tanpa morning sickness ataupun acara ngidam ^^… setiap bangun tidur, yang aku lakukan meraba perut sendiri… ooo besaaar 🙂 … Dan di bulan ke-9 ini hamper kelahiran masih terbengong-bengong liat layar USG setiap pemeriksaan … hehehehe. Dan suka parno sendiri dalam kehamilan ini, termasuk gak berani share di blogku ini.

Jadi mohon maaf ,…. kalo kami baru berani woro2 di blog ini menjelang kelahiran si dekbay…. HPL saya 3 Desember 2015, dan karena SOP dari Bayi Tabung di haruskan kelahiran melalui Operasi Caesar maka kami memilih tanggal 25 November (hamil week 39) ini sebagai hari istimewa ini.

Dan hari ini baru saya berani memposting tulisan2 ini di blog ini (**sudah jadi draft sejak awal hamil sebenarnya)

  

Mengesampingkan Ego demi Impian kami

Saya bekerja di dunia Telekomunikasi dan ada dalam dunia pria …

yup …..  I’m in technical world.

Saya suka bekerja dan buat saya bekerja adalah kepuasan diri tidak sekedar uang.

Namun dalam 6,5 tahun ini saya tidak ngoyo, saya tidak mengejar karir, saya hanya bekerja sebaik mungkin dan hasilnya saya stay di perusahaan sekarang sudah 8 tahun, dengan kenaikan level 2 tingkat saja (cukup lama untuk ukuran pegawai swasta), karena saya memang memilih untuk fokus di TTC sehingga saya tidak melamar kerja ke kantor lain.

Tiba2 3 bulan lalu datanglah tawaran ( no apply letter) untuk pindah di perusahaan PMA di Indonesia dengan posisi cukup menggiurkan … “Technical Manager” … dan no interview, tinggal masalah legal dan nego salary. Buat saya seorang perempuan yang ada di dunia Teknik, ini adalah tawaran bagaikan durian runtuh (**gak pake sakit)

Saya tergoda …. & suami setuju

Karena planning kami adalah melunasi hutang rumah (lihat posting ttg beli rumah demi dekat kantor)  kemudian dilanjutkan menabung program BT (**Bayi Tabung) **melihattabungankosong. Jadilah saya mencoba tawaran tersebut dan ketemu dengan HRD.

Namun…

sebulan lalu … setelah mertua & orangtua tahu rencana kepindahan kerja ini (dan porsi kerja yang pasti lebih berat).. mereka langsung datang ke BSD semua (**janjian sendiri), dan kami di sidang TT …………

Intinya ..

Mereka mau kami tetap fokus di program BT, kalau masalah keuangan orang tua akan membantu… 

Kami sebagai seorang anak yang sudah mandiri, campur aduk perasaan kami.. tapi mereka yang sama-sama belum punya cucu sangat mengharapkan kami untuk secepatnya punya bayi. Mereka katakan uang bisa dicari kapanpun.. tapi seorang anak adalah anugerah yang lebih indah.

Jadilah saya singkirkan ego saya untuk posisi baru pekerjaan, dengan mengcancel semua proses-nya dan kembali serius untuk next level program.. BAYI TABUNG (BT)

Kehendak Tuhan jauh dari rencana manusia dan tak terselami…

 

Wonderfull parents

Wonderfull parents

Gusti mboten kurang jalaran

Lama gak nulis di blog ini … hemm 1,5 bulaan kutinggalan.. **nyegirkuda

Kenapa gak nulis? karena many things ada dipikiranku yang bikin stress **catat: gak dilakuin

Blog ini mostly nulis tentang hoping baby, but actually many things happen in my real life.

Finnaly after 6 years bekerja kantoran.

Di mulai pada bulan Mei 2012, aku sebenernya sudah mengajukan resign ke atasan karena 2 alasan :

  1. Kondisi pekerjaan setelah merger yang berbeda… psstt ni membuat kami sekarang jadi the biggest CDMA operator in Indonesia :p  dan proses promosi yang selama 2 tahun gak ada kejelasan. Kantor jauhnyaa… Jatiasih – BSD hampir 50km 😦
  2. Keinginan untuk mencoba beristirahat full time demi hoping baby. Saya merasa kami sudah mencoba banyak hal, tapi belum juga di beri momongan. Padahal menurut dokter tidak ada masalah yang berarti.

Pada bulan Mei itu di jawab oleh atasan agar bersabar karena proses promosi sedang berjalan dan juga mempersiap orang yang bisa menggantikan pekerjaanku. Memang pekerjaan yang aku handle adalah seorang specialist technical di BSS yang mana memang sedikit orang yang mengerti karena memang yang diperlukan sedikit orang saja.

Bulan July, tetap tidak ada perubahan yang berarti membuat aku bulat mengirim surat pengunduran diri ke HRD (atasan sudah merasa tidak bisa menggoyangkan keputusanku lagi), setelah surat di terima HR, langsung aku mengurus tetek bengek lain spt pengembalian seragam, ID card, terminate nomer kantor. Pokoknya no way back. Bahkan udah makan2 farawell party.

H-3 from my last day, tiba2 dipanggil oleh direktur Technology , dan ngobrol bersama HRD. Intinya aku dimarahin kenapa sampai aku keluar tanpa bilang apa2 ke dia. Dalam hati mau jawab “halooo… saya ini cuman pion kecil dibawah anda… so kenapa kudu lapor ke situ yaa?” **catat : dlm hati.** Betewe my direct boss is Senior Mgr.. jadi kenapa kudu lapor bapak direktur ya?? **garuk2 kepala

But I’m realize that my skill acknowledge by top management .. **besarkepala .. hehehe

Dia menawarkan beberapa opsi yang cukup aku terhenyak agar aku tetap stay di kantor, coz sebelumnya I didn’t expect it !! Semua sudah di urus dan aku tinggal melenggang keluar.

Honestly keputusan aku resign (dan diam dirumah) ditentang oleh orang tua dan misua. Karena posisi rumah di ujung gunung (bener2 Gunung… Kecamatan Gunung Putri) jauh dari mana2, aku yang gak bisa diem dirumah, membuat mereka kuatir aku bakalan stress kalo dirumah. Tapi yang membuat aku memutuskan untuk menerima offering dari kantor adalah pembicaraan dengan bapak “Sari, dimana imanmu? Kalau Tuhan mau kasih kamu momongan itu ya pasti kasih, mau apapun kondisimu!”  … rasanya **Jgeerrrr**

Intinya di pembicaraan itu akhirnya tercapai solusi beberapa keputusan tentang promosi dan kenaikan gaji yang aku minta. Dimana SK (Surat Keputusan) aku terima hari H my last day… xixixixi

You know mengurus pembatalan resign lebih susyeeeh daripada ngurus resignya **lapkeringet**

Well … akhirnya bulan September ini saya masih stay di kantor yang sama **for 6 years

I don’t know what GOD plan… But I know everything in HIS Hand… 🙂

 

Gusti mboten kurang jalaran … artine kalo Tuhan sudah punya kehendak tidak ada yang bisa menghalangi, Tuhan punya cara…

Hi

Well.. lama juga ya aku gak nulis di blog ini

Kenapa ya? **garuk2 kepala**

Jarak ke kantor makin jauh? Bogor-BSD ? … bukan juga

Kerjaan makin banyak? … Bukan

Gak ada bahan tulisan? …. Nggak aahh.. banyak kok sebenere

Mau apa lagi…mungkin krn kehidupan reality-ku cukup menguras tenaga dan konsentrasi… dan tidak konsistennya aku sbg blogger **mringis kecut

Apa perkembanganku? well krn blog ini kebanyakan ttg hoping baby… kuperjelas saat aku menulis ini aku BELUM hamil… (banyak comment yang menanyakan hal ini)… dan saat ini OFF dari semua program.

Bisa ditanyain kesemua orang yang pernah ikut program… semua itu rasanya capek, biaya besar.. Dan kami memutuskan OFF terlebih dahulu sambil mulai menata hidup kami kembali… selama ini kami hanya berfokus ke hoping baby, sehingga banyak aspek dr kehidupan pribadi kamu tidak maju.. Ini bakalan diceritain di posting selanjutnya.

Ada bagian comment bbrp orang yang cenderung menghakimi segala langkah dan keputusan yg kami ambil dalam tulisan  blog ini sehingga rasa malas menulis makin parah. Well itu adalah hak pribadi mereka untuk berpendapat, tapi mohon diingat blog ini adalah blog tempat curhat kami, lebih mirip tempat sampah yang pasti  lebih keliatan sisi jeleknya oleh para pembaca.. Juga hak kami untuk memutuskan langkah yang bisa kami ambil untuk diri kami. kami malahan berharap para pembaca belajar dari kesalahan kami.

Well spirit awal blog ini untuk berbagi
Dan saya akan tetap berbagi cerita 🙂

 

Hari ke empat

Dari venezia jalan ke milan.
Milan merupakan kota fashion dan mode
Ada gereja indah yang bergaya gothic, dimana didalamnya terdapat patung2 indah , cocok untuk orang yang suka foto2.
Disana juga tempat belanja terkenal yang buat kami woow woow (harganya)

Dari Milan, kami langsung jalan ke brunnen melewati pegunungan alps atau alpen. Indahh banget, di perjalanan ini melewati banyak kanal (terowongan) paling panjang ada sekitar 17 km. karena mereka membuat jalan bukan dengan meratakan tanah atau bukit tapi menembusnya dengan membuat kanal. Jadi kontur tanahnya adrli alami.
Terlihat perbrdaan bentuk rumah2 dengan area italia. Disinilah perbatasan italia dengan switzerland. Disini tidak perlu imigrasi lagi, tapi cukup pemeriksaan supir bus.
Brunnen ternyata kota resort di switzerland… Udara dingiin, disarankan pakai long john. Sayangnya aku gak bawa 😦
Kota kecil dan sepii. 🙂