4th Wedding unniversary

29 Desember 2007  – 29 Desember 2011

Bulan ini bulang yang sangat sibuk buat kami, suami dengan load pekerjaan yang menumpuk, dan saya dengan urusan keluarga besar yang sangat banyak. Jujur hampir melupakan hari istimewa ini.

Sebelum berangkat kantor tiba2 misua kaget dan bilang pake bahasa isyarat 4 jari diacungkan ke aku.. heeeh?? gak mudeng juga.. setelah dia tunjuk cincin kawin kami, dan bilang 4.. barulah saya ngeh.. Oiaaa…hari ini adalah 4 tahun hari pernikahan kami !! **tipe orang yang gak pernah repot-repot inget tanggal

Dulu kami sangat naif, melihat dunia adalah milik kami berdua… **maklum masih di mabuk cinta

Kami sangat idealis dan mempunyai rencana yang sangat banyak, tahun demi tahun kami rencanakan begitu detailnya, seperti sebuah rangkaian kereta… panjaang.. dan ideal

Selama 4 tahun kami berjuang habis2an… ini gak berlebihan, karena kami memang berjuang habis2an!! Kami lelah, kami bingung dan kami akhirnya pasrah. Karena dengan rencana kami,1 rangkaian kereta yang terputus maka yang kebelakang pun putus begitu saja. Itulah 4 tahun pernikahan kami.

Namun kumelihat penyertaan Tuhan tiada batasnya, kami melihat kasih Allah tercurah melalui hal2 ajaib dalam hidup kami. Mungkin kami memang belum diberi momongan, tapi Tuhan memberikan kedewasaan hidup bagi kami berdua, kami saling mengasihi secara tulus, dan kami merasakan bahwa pasangan kami adalah separuh nafas kami **ciee..ileeh…mulai ngelantur kudu di stop sekarang niih.

kadang dengan begitu banyak masalah dan tekanan yang datang, ada pikiran yang hinggap di otakku… hal yang tidak pantas seperti berpisah (**whaatt !!) sementara… meminjamkan suami ke wanita lain (**ini bener2 parah… sok sinetron) agar dia bisa dapet momongan… Tapi untunglah itu hanya hinggap sebentar dan tidak pernah tercetus keluar (**ini perdana tercetus keluar).. Jika bukan karena Imanku pada Tuhan dan komitmen kami, mungkin kami sudah menyerah.

Aku amat bersyukur punya suami yang kuat secara mental, tahun ini adalah tahun penuh tangisan buatku… kalo dulu aku adalah wanita tegar, yang mana orangtuaku sendiri tidak pernah melihat airmataku dimasa dewasaku, hingga aku pernah bikin tulisan ini, tapi tahun 2011 ini hampir tiap minggu ada airmata mengalir, dan suatu kali aku tanya ke misua :

S : Mas.. maaf yang kalo aku sekarang cengeng **setelah insiden nangis didepan umum

M : Gak papa.. tapi jangan sering2 ya

S : Emangnya mas gak pengen nangis ?

M : (dengan muka canggung dan mata tergenang) Yaahh.. kalo dibilang pengen nangis ya pengen… tapi cukup kamu aja yang nangis ya sayang… masak kita nangis berdua.. nanti yang nenangin kamu siapa?

S : massss .. Makasiih   **langsung peluk dan nangis lagi….

Hidup itu Indah, nikmati segala suka maupun duka.. dan kami bisa melihat keindahan di baliknya.

Amazing Grace How sweet the sounds

That wretch like me,I once was lost

But now I’m found

I’was blind but now I see

Advertisements

2 thoughts on “4th Wedding unniversary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s