Penghiburan melalui hal kecil yang luar biasa

Beberapa hari kebelakang merupakan hari yang sangat sibuk, .. keliatan khan gak ada update blogku.. xixixixi

Dinas luar daerah yang overtime work, dilanjutkan dengan training kantor, dan beberapa masalah keluarga yang tidak ada habisnya. Juga bejibun kewajiban sebagai anggota keluarga besar. membuatku capek secara pikiran dan tubuh. Dan alhasil aku mengesampingkan pelayananku di gereja ( sambil memohon “ampuni aku Tuhan”)

jadi hari Sabtu lalu, ketika pulang ke rumah rasanya pengen tidur aja dan bersantai, walaupun ada konser Paskah buat pembangunan gereja. Tapi karena perasaan bersalah buat pelayanan gereja, akhirnya kami memaksakan buat berangkat ke gereja. Kami sengaja datang lebih awal karena diminta buat bantu persiapan anak Sekolah Minggu yang mau tampil menyanyi.

Sempat telat 30 menit karena ketiduran, tapi kedatanganku tetap disambut oleh anak-anak Sekolah Mingguku dengan wajah-wajah ceria mereka.. “Kaaaakkk Saaaaarrrrrrrrrrriiiiiii !!”…  senyumpun merekah diwajahku. (penghiburan kecil dimulai)… kemudian kubantu mereka berpakaian dan berdandan satu persatu wajah mungil mereka aku poles dengan sedikit blush on dan lipstik.

Saat menunggu giliran mereka tampil, tiba giliranku buat meredam semangat mereka (maksudnya jagain biar mereka gak ribut di backstage..). Akhirnya aku dan anak-anak saling mengobrol. Begini percakapan kami :

Anak I : kaak.. itu siapaaa? (sambil tunjuk my hubby)

Aku : sapa hayooo…….     itu suami kakak !

Anak I : waaah.. Kakak sudah menikaaah !! (sambil lonjak-lonjak kegirangan)

Aku hanya tersenyum kecil dan geli sendiri…

Anak II :  kakak sudah punya anak ?

Aku : Belum dek… kakak masih berdoa biar dikasih Tuhan. (Gak mungkin bahas istilah PCO dan lain2 ke mereka khaaan!!)

Anak II : (Oooo…. sambil  terlihat berpikir dengan wajah mungilnya) dan tiba-tiba saja seperti menemukan ide… dia berkata “Sebentar..sebentar”

Anak II  mengusap-usapkan kedua tangannya lalu telapak tangannya sperti membentuk bola, dan berkata

Anak II : ” Nii Kaaak… aku bikinin biar ada dedeknya yaaa” (Sambil menaruh kedua tangan kecilnya ke perutku sambil tersenyum sangat maniss)

Rasanya aku tercekat,  pengen menangis saat itu juga dan terharu dan langsung kupeluk dan kucium anak itu.

Tuhan betapa besar kasihmu padaku dan penghiburan tetap kau berikan melalui hal-hal kecil walaupun hal-hal yang kulakukan dengan pelitnya.

dan aku bersyukur pada orang tua  anak II yang sangat pintar mendidik anaknya. Sehingga anak itu menjadi berkat bagi orang lain. Bersensitiflah dengan kondisi sekelilingmu dan temukan penghiburan-penghiburan melalui hal-hal kecil diselilingmu.

Tuhan mengasihimu

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s