Mengenal pasangan dalam kejujuran

Seringkali berpikir.. I already knew him 100%… pede banget

Dan ternyata T I D A K

Pengenalan pasangan suami istri membutuhkan waktu, pengalaman dan kejujuran.

Paling penting adalah kejujuran, karena waktu dan pengalaman itu terus menerus. Kejujuran itu bukanlah hal yang mudah dilakukan, dan ini ada hubungan dengan kebiasaan bawaan dari sebelum menikah.

Perlu adanya keterbukan dan keberanian untuk menyakiti dan disakiti. Perlu juga ada rasa menerima dan menghargai, apapun kenyataan yang dihadapi.

Buatku dan agamaku, pernikahan hanya terjadi 1x seumur hidup, tidak ada kata cerai. Maka semua yang ada di dalam pernikahan harus DITERIMA.

Saat ini ada kejadian yang membuatku terkaget-kaget dan sulit diterima oleh prinsip hidupku. Tapi itu sudah terjadi, dan tidak bisa diulang lagi. Yang ada hanyalah berusaha menerima dan ikhlas 100%, bahwa ini adalah pelajaran dari pernikahan kami.

Jujur aku sangat terpukul dan butuh waktu 2 hari buat termenung dan terbengong-bengong menerima ini.

Jujurlah apapun yang kau hadapi

Jujurlah walaupun itu pahit

Jujurlah walaupun itu memalukan

Jujurlah denga hatimu takut akan Tuhan

Jujurlah dengan dasar kasihmu padaku

Maka mari kita hadapi BERSAMA  dan belajar dari kesalahan yang sudah terjadi

Dan biarlah Kasih dan Kuasa ALLAH yang benar-benar mempersatukan kita

Jika engkau baca tulisanku ini yang, aku mau kamu tahu aku mencintaimu dengan kasih Allah, dan aku mau kejujuran dan mari kita saling belajar dan berbagi. I Love you, nduts

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s