Konsultasi BIC I

Yuppiee..

Akhirnya resolusi 2011 dimulai sekarang..

Start for new therapy.. (hope it’s the last and success)

BIC adalah Bunda International Clinic (atau sering disebut Klinik Morula Bunda). BIC ini adalah “anak” dari RS.Bunda Menteng yang khusus menangani infertilitas.. dan letaknya sekitar 4 gedung dari RS.Bunda Menteng.

nihh.. apotiknya aja gak kayak apotik biasa (yang ada loketnya) kayak gini nih:

Ini apotiknya BIC

Jadi kalau kita ambil obat, kita masuk ke ruangan kaca itu “Fertility Shoppe”, dan disitu ada kayak ruang tamu kecil, kita dijelasin semua pemakaian obatnya. (masih penasaran.. mereka nyimpe obatnya di sebelah mana ya?)

Setelah ikutan seminar ini, aku tertarik dengan keseriusan program mereka khusus di inseminasi dan bayi tabung. kalau di Sammarie, cara kerja mereka, mencari masalah sampai mendetail (makanya awal pemeriksaan test lengkap-kip, dari cek darah, sperma, HSG sampai biopsi), baru dicari solusinya, di obati masalahnya, baru ayoo program.

Tapi kalo di BIC (sepanjang 2kali kunjungan), semacam ada metode yakni.. apapun masalahnya dicari persatu sambil kita langsung program… Tariiik maaang!!

Tadinya aku mau cari Dr.Indra (temenku ada yang berhasil dengan dia) tapi karena dia hanya praktek pagi hari jadi gak bisa khan, nah kedua pengen Dr.Ivan (anak pemilik RS Bunda).. tapi dia udah penuh(ternyata harus booking 1 minggu sebelumnya).. jadilah aku sama Dr.Irham Suhaemi.

Jepretan iseng.. sambil nunggu dipanggil

Jadi kalau mau periksa pertama disini untuk serius program, dianjurkan datang pada hari H+2 s/d H+5 setelah haid. Jadi terlihat kondisi rahim dan sel telur saat haid berlangsung (titik nol).

Pak ketemu pak dokternya, rada surprise coz:

  1. Dokternya cakep, ganteng, ramaaah dan santaaiiiΒ  πŸ˜€
  2. Ruangannya gak kayak praktek dokter lainnya !! Biasanya antara dokter dan pasien ada meja diantaranya .. tapi ini bedaa…

Pertama-tama kita ngobrol santai buat cari tau history kita, history penyakit operasi, history pengobatan yang pernah dijalanin. Dokernya enak diajak ngobrol jadinya santaai. kita bisa nanya macem2.. diselingi bercanda-canda, asyiiik pokoknya.Oiaa.. kita juga bawa hasil pemeriksaan di jaman yang dulu sebagai referensi.

Kedua, pemeriksaan USG Transvaginal, seperti biasa!! he he he… dan seperti ceritaku disini, aku bisa langsung duduk manis sendiri tanpa bantuan susternya :p

Ditahap ini aku lumayan deg-deg-an… takut terima vonis.

Puji Tuhaan, ternyata dr.Irham bilang kalau rahimku bagus, katanya “mulus seperti alpukat” (sampe sekarang masih bingung.. kok bisa disamain sama alpukat ya..xixixi).. saluran telur dan tubanya juga sangat bagus, tidak ada pelengketan atau halangan.

Namuun ternyata ditemukan banyak folikel di sel telurku. Dan ada suspect PCOΒ  (Polycystic Ovary)… tapi belum dipastikan PCOs atau tidak.

Nah disini aku baru tau ternyata PCO itu hal lumrah terjadi pada wanita masa kini, dan PCO yang menyebabkan atau mengganggu tumbuhnya sel telur itu disebut dengan PCOs (PCO syndrome). Dan yang harus diobati adalah PCOs.. kalo hanya PCO katanya tidak perlu.

Dan untuk mastiin kalo aku PCO atau PCOs harus dilihat pada masa suburnya.. H+14.. tunggu minggu depan yaa..

Ketiga suami harus periksa analisa sperma, dan dia bisa nyetor kapan saja, yang penting tidak berhubungan selama 3-5 hari, dan hasilnya bisa diambil setelah 1 minggu.

Naah, kalo masalah biaya, jujur lumayan bikin sedikit syok .. (berusaha ikhlas.. demi hoping baby).

Niih rincian Biayanya:

  • Clinic Admission Fee : IDR 50.000
  • New Patient Additional Fee : IDR 35.000
  • Ultrasonograph Fee : IDR 150.000
  • Consultation and Treatment Fee : IDR 250.000

Obatnya :

  • Vitamin Asam Folat : IDR 6.000

Cek Suami :

  • analisa Sperma : IDR 250.000

Nah berarti biaya konsultasi pertama : IDR 491.000, plus setelahnya bayar IDR 250.000 buat cek sperma

(geleng2 kepala sambil ngelus dada)

Dari obatnya udah ketauan kalo memang kita diajak mau langsung menyambut baby πŸ˜€

Dari konsultasi I, kita diminta datang konsultasi II pada masa subur (H+14) untuk lihat sel telur plus diminta pap smear (untuk meyakinkan kondisi rahimnya bener2 bersih) untuk masuk ke program getting baby.

Secara keseluruhan, belum ada diagnosa pasti, tapi dokternya sangat optimis karena kita masih muda (under 30), jadi probabilitas keberhasilan program sangat tinggi. Dan karena dokternya sangat ramah, dan tidak keberatan ditanya, makanya besok-besok aku kudu persiapan list pertanyaan buat ditanyain. Kemaren siapin pertanyaan tapi gak dicatet, tadi sampe pas pemeriksaan gara-gara deg2an, jadinya aku lupa semua pertanyaan .. he he he

Konsultasi di BIC II

Advertisements

16 thoughts on “Konsultasi BIC I

  1. wah di BIC ya mbak. aku dulu sama Dr Taufik Jamaan. Dr Taufik juga enak mbak. Teliti dan jelas programnya..

    memang soal dana, yah … begitulah… selalu ada pengorbanan dalam sebuah perjuangan.tetap smangat aja mbak ^^

  2. Pingback: Konsultasi BIC-II « ..:: SinaR LiLin-Ku ::..

  3. Wah.. tulisannya sangat informatif. Terutama buat saya yang memang berencana memulai program ini. Rencananya saya mau program dengan Dr. Ivan, karena beliau juga praktek di RS Bunda Margonda Depok. Jadi lumayan kan ga mesti jauh-jauh untuk konsultasinya. πŸ™‚

    • Ayoo mba.. sama-sama berjuang ya..
      cerita-cerita.. boleh?
      Aku maunya ama Dr.Ivan tapi dia full booked terus 😦

  4. share donk teman2 saya jg berencana bulan ini mau ke morula menteng,rencananya sih sama dr ivan…bagi teman2 yang udah mulai program hamil ceritain donk apa aja tahapan yang ntarnya bakal dilewatin…br siap githu…..

    • Hi Desti.. salam kenal..

      Silahkan baca2 posting2 disini.. paling tidak ada gambarannya. Penanganan tiap orang berbeda.. mirip2 saja.
      Tapi semoga dari blog-aku ini mba Desti bisa ada gambarannya.

      Semangat !

  5. Wahh aku juga baru ikutan di BIC menteng minggu lalu konsultasi dengan dokter Irham..
    Kunjungan pertama siyy nyaman minggu depan diminta kesan lagi buat test pada msa suburr +14..
    Trs gimana mba sekarang dah ada hasilnya.. πŸ™‚
    bagi-bagi yaa pengalamnnya..

    Tks

    • Mba Yuliati… selamat berjuang yaa

      Aku sudah 2kali program insem.. dan Tuhan belum mengijinkan kami berhasil πŸ™‚
      Sementara off dulu, agar badan istirahat dulu mba

      Saya doakan mba Yuliati sukses..

      GBu,
      Sari

      • hai… lam kenal mbak
        aku baru mau program insem, kalo boleh tahu. biayanya berapa ya mbak?
        makasih

  6. halo mbak, salam kenal πŸ™‚
    punya no tlf RS nya gak ya?
    hrs booking atau bisa lgsg dateng aja?
    thanks sebelumnya πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s