Pergeseran Karakter Wanita

2 minggu menempati rumah baru ..

Aku sebagai seorang isteri … Belum menjadi Ibu … :p

Hari minggu kemarin baru tersadar (aware)… Ternyata ada perubahan yang mendasar yang ada pada diriku

Beginilah jadwalku sehari-hari (Office Day) :

05.00 – 05.30 : Bangun Tidur tz Doa

05.30 – 06.15 : Bikin minum, Masak, Nyapu2, beres-beresin rumah

06.15 – 06.30 : Mandi dan siap2 pribadi

06.30 – 08.00 : Perjalanan ke kantor bareng suami

08.00 – 17.30 : Office Working (tapi seringnya jam 18.30 baru balik dari kantor)

18.30 – 20.00 : Perjalanan pulang ke rumah (bareng suami lagie)

20.00 – 22.00 : Beres-beres rumah, ngecek tanaman, nyiram  tanaman, ngeracik buat nyiapin masakan besokhari.

22.00 – 23.00 : Kadang santai, kadang langsung tidur.

23.00 – 05.00 : Tidur

Dengan semua aktifitas itu otomatis aku gak bisa melakukan hobby dan kegiatanku yang dulu sering aku lakuin. Kalau ada waktu luang aku suka baca buku, ke salon ( 🙂 ), bikin pernak-pernik, jalan2. Sekarang mostly waktuku habis untuk bersih2 rumah, ngurus kebun dan memasak. Memang sich aku ingin menjadi Wanita bekerja tapi masih tetap bisa menjadi isteri yang baik dan Ibu Rumah tangga. Sempat aku mengalami penciutan karakter pribadi. Dimana dulu semua yang kulakukan adalah untuk diriku sendiri… sekarang yang kulakukan adalah untuk keluargaku.

Mungkin ini yang disebut sebagai pengabdian seorang wanita… 🙂

Tapi kutemukan hobby2 baru yakni memasak dan berkebun ha5x … Bener2 udah jadi Ibu-Ibu nich

Kemarin suamiku bilang ke aku gini : ” Yang, kamu gak capek? kok gak istirahat2 sich? dari tadi kerja kok gak berhenti2 sich?” .

Saat itu hari Minggu, kita lagi beres-beres rumah plus mencoba untuk berkebun.

Tz aku jawab : “Mas, kalo di rasain capek .. ya capek .. Tapi kalo gak dikerjain nanti siapa yang kerjain ? ”

Disitu aku berpikir kalo sebegitunya aku perfeksionis, sehingga aku maunya semua sempurna tiada tercela. Disitu aku juga sadar… jangan sampai aku terkuras secara tenaga nantinya malahan melupakan yang penting2 , untuk membagi kasih dan perhatian ke sesama… terutama suami..

Sedang berpikir.. bagaimana cara memanage waktu dan tenaga sehingga bisa tetap menjadi wanita bekerja, Ibu Rumah Tangga, Isteri yang baik, dan pribadi yang terus bertumbuh …

Eh dapet tips yang lumayan dari:

http://www.weddingku.com/communitydetail.asp?articleCategoryID=1000152&articleID=1003374

Begini nich tipsnya :

1. Jangan mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan hal-hal kecil yang membuat tidur Anda berkurang. Masih ada cukup banyak hal besar yang perlu di khawatirkan dalam hidup seorang SuperMom.
2. Korbankan kualitas demi kuantitas. SuperMom mengorbankan waktu untuk dirinya sendiri. Seperti menyantap makanan di meja makan bersama-sama meskipun keadaan meja itu masih semrawut dan antarkan anak Anda ke sekolah sekalipun mengenakan celana jin yang sobek.
3. Lakukan sekarang! Belilah hadiah untuk ulang tahun saudari Anda yang jatuh di bulan November, sejak bulan Juni. Masaklah makan malam dua jam lebih awal. Jangan pernah menunda pekerjaan sekecil apa pun karena stres pada menit-menit terakhir membuat keadaan menjadi lebih buruk.
4. Jangan mengeluh, lakukan! Jika mendapati diri Anda mengeluh lebih dari sekali karena tidak punya waktu untuk melakukan suatu pekerjaan, hitunglah waktu yang Anda habiskan untuk mengeluh dan pakailah waktu itu untuk menyelesaikan pekerjaan itu.
5. Jangan ragu untuk mendelegasikan tugas rumah tangga, seperti halnya Anda mendelegasikan tugas di kantor. Percayalah, akan ada uang yang bisa dihemat.
6. Biarkan telepon berdering. Berapa kali telepon berdering ketika sedang makan malam? Ketika sedang melakukan percakapan penting? Ketika anak Anda mengerjakan pekerjaan rumah? Jadi, biarkan saja telepon itu berdering.
7. Jadikan hari Sabtu dan Minggu sebagai waktu untuk bersantai. Waktu bersantai tidak ternilai harganya untuk melepas stres dan menyelesaikan semua hal.
8. Bebaskan diri Anda dari tugas-tugas kecil. Bertanyalah kepada diri Anda: Apakah ada tugas yang -jika tidak saya selesaikan hari ini- akan mengganggu saya keesokan harinya?

Hemmm … Ini pembelajaran yang cukup bagus loo …

Buat aku yang aku renungkan adalah :

  1. Jangan pernah mengeluh.. karena itu tanggung jawab anda sendiri… kerjakan dengan tersenyum
  2. Manusia punya keterbatasan, kerjakan sebaik-baiknya tapi jangan sampai memaksakan diri sendiri
  3. Luangkan waktu untuk Reflesi diri dengan Tuhan, karena di saat tersebut kita dapat terus ‘bertumbuh’ dan memperbaiki diri.
  4. Belajar untuk berbagi … dan legowo dengan hasil kerja orang lain

Menjadi wanita yang active di beberapa sisi ( karier, Ibu, Isteri, Pengurus Rumah, seorang sahabat, teman, tetangga ) memang butuh kerja keras. Dan harus bisa menikmati semua perannya itu.

Yang harus bisa adalah menikmati dan tidak mengeluh ( dosa wanita he..he..he ..)

Tuhan …  tolong aku, agar aku dapat mengampu semua peran ini …

Advertisements

2 thoughts on “Pergeseran Karakter Wanita

  1. dijaman sekarng ini memang jiwa yang matang dan penyantun ketika mengahadapi jaman dan pergaulan seringkali menemukan arti pergeseran jiwa.tak heran istri yang yang tadinya biasa2 aja dalam menerima hidup setelah bergaul menjadi tidak biasa dalam menghadapi kehidupan karena ada keinginan yang menjadi dambaan bagi kelangsungan hidupnya

  2. Iya…
    Perubahan itu adalah keharusan karena peran wanita-ku sekarang makin kompleks..
    Tapi perubahan yang positif donk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s